Cegah Pencurian Data Di Kantor
Ditulis oleh Bambang Catur di/pada 11 Mei 2008
Saat anda bekerja di kantor dengan data yang penting, anda mungkin tidak ingin data tersebut dikopi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. berbagai cara dilakukan mulai dari meniadakan CD Writer, USB Drive, bahkan ada yang melakukan cara ekstrim dengan menutup/ mencabut konektor USB. Masalah datang saat kita ingin mengkopi data dari USB Drive, kita akan kesulitan bahkan mungkin tidak bisa melakukannya. Sebenarnya ada cara yang lebih mudah dan aman. Ingin tahu, berikut beberapa tips yang saya kumpulkan.
1. Seting USB ke Read Only
Tips ini hanya dapat dijalankan di Windows XP dengan SP 2 terinstall.
a. Pertama-tama buka Registry Editor.
b. Lalu tuju ke key HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\StorageDevicePolicies. Bila key ini belum ada, anda bisa membuatnya.
c. Buat DWORD value baru bernama WriteProtect.
d. Beri nilai “1″.
e. Restart komputer untuk melihat perubahannya.
Sekarang, tiap kali anda mencoba menulis data pada USB Drive, anda akan diberi peringatan Unable to create file seperti di bawah ini.

2. Meniadakan fitur Burning
Memang bijaksana menyediakan CD Writer di kantor, namun resiko pencurian dara semakin besar. Untuk itu, tiadakan saja fitur burning dari Windows. Caranya:
a. Klik Start – Run – ketik gpedit.msc (tidak ada di Windows XP Home Edition).
b. Tuju ke User Configuration – Administrative Templates – Windows Explorer. Pada SP 2 lokasinya berada di Group Policy – User Configuration – Windows Components – Windows Explorer.
c. Cari “Remove CD Burning Features” lalu klik 2 kali.
d. Pilih ENABLED dan apply.
e. Restart Komputer.
3. Matikan fitur Sharing dari Shared Documents.
Jika anda jeli, sebenarnya tiap user dalam Windows XP diberikan folder khusus yang bernama Shared Documents. File yang anda letakkan di folder ini akan dapat diakses oleh tiap user yang logon. Untuk menghilangkan fitur ini, ikuti langkah dibawah ini.
a. Buka Registry Editor, lalu tuju ke HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\MyComputer\NameSpace\DelegateFolders.
b. Cari key {59031a47-3f72-44a7-89c5-5595fe6b30ee}. Jika sudah ditemukan, hapus saja.
c. Restart komputer.
4. Cegah User Logon sesudah jam kerja. (Win NT dan 200 saja)
Anda bisa mengatur waktu logon sesuai jam kerja di kantor. Tips ini hanya bisa dilakukan pada komputer yang terhubung dengan jaringan dan menjadi bagian dari sebuah domain. Caranya:
a. Buka Command Prompt. Caranya klik Start – Run – cmd.
Perintah untuk pengaturan user adalah net user. Contoh:
net user bangbambang /time:S-F,08:00-16:00 (user bangbambang hanya bisa logon pada Senin sampai Jum’at (Sunday-Friday), pada pukul 08:00 sampai 16:00.
net user bangbambang /time:S-F,8am-4pm (sama seperti pengaturan diatas).
net user bangbambang /time:M,4am-5pm;T,1pm-3pm;W-F,8:00-17:00 (pada contoh ini, waktu tiap hari ditentukan secara spesifik.
5. Mencegah User Logon sebagai Admin dengan Auto Logon
Saat startup, secara default anda akan ditanya username dan password. Anda bisa melewatkan bagian ini dan mengatur Windows agar logon dengan username dan account yang telah anda tentukan.
a. Pertama-tama buat akun baru sebagai default account, atau anda bisa menggunakan akun yang sudah ada (disarankan bukan akun Administrator). Beri password bila perlu. Tapi password ini tidak akan bergunakarena anda akan logon secara otomatis.
b. Buka Registry Editor, lalu tuju ke HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\Winlogon.
c. Buat 4 value REG_SZ baru masing dengan nama DefaultUserName, DefaultPassword, AutoAdminLogon, dan DefaultDomainName.
d. Untuk DefaultUserName, DefaultPassword, dan DefaultDomainName masukkan nilai sesuai seting anda.
e. Untuk AutoAdminLogon beri nilai 1.
f. Restart komputer, maka anda akan logon secara otomatis.
Demikian beberapa tips yang dapat saya berikan. Semoga bermanfaat.








Xs berkata
oooiii
makasih…bro